Berita Terkini

Pengadilan Agama Indramayu Raih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)

WBK

Indramayu | 10 Desember 2019: Program Pembangunan Zona Integritas di dunia peradilan menuai hasil yang membanggakan. Sebanyak 62 pengadilan di bawah Mahkamah Agung dianugerahi predikat wilayah bebas dari korupsi. Penganugerahan penghargaan akan diberikan hari ini (10/12/2019) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di Jakarta.
Kepastian jumlah pengadilan yang meraih predikat tersebut diperoleh melalui undangan yang disampaikan Kemenpan RB Jumat (6/11/2019) kepada Ketua Mahkamah Agung. Turut diundang di antaranya 62 pengadilan yang dinyatakan meraih predikat tersebut. Ke 62 pengadilan tersebut terdiri dari 28 pengadilan dari lingkungan peradilan agama, 27 pengadilan dari lingkungan peradilan umum, 5 pengadilan dari lingkungan peradilan militer dan 2 pengadilan dari lingkungan peradilan tata usaha negara.

Syukur dan Berbangga
Pengadilan Agama Indramayu masuk diantara 62 pengadilan yang dinyatakan meraih predikat WBK, Menyikapi keberhasilan tersebut, Ketua Pengadilan Agama Indramayu Drs. H. Muhiddin, SH., MH. mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga PA. Indramayu telah berkomitmen bersama dan berupaya semaksimal mungkin hingga diraihnya predikat tersebut.
Zona integritas menuju WBK dan WBBM Tahun 2019 merupakan sebuah apresiasi kepada intansi pemerintah yang mampu berusaha lebih untuk membangun unit kerja. Predikat WBK ini diberikan kepada unit kerja yang mampu memenuhi program Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan dan Penguatan Akuntabilitas Kinerja.
Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin yang hadir di acara tersebut menyampaikan bahwa penghargaan Zona Integritas kepada unit kerja merupakan upaya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, akuntabel dan melayani.
Tjahyo Kumolo menambahkaan bahwa pembangunan Zona Integritas ini bertujuan untuk membangun budaya kerja yang bekinerja tinggi, berkualitas dan antikorupsi.
Sementara itu, Dirjen Badilag, Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H. M.H., yang sedang berada di Australia melalui sambungan teleconference dengan redaktur badilag menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada 28 pengadilan di lingkungan peradilan agama yang telah memperoleh predikat WBK. Menurutnya, penghargaan itu menjadi pendorong untuk lebih meningkatkan kinerja dan budaya anti korupsi di lingkungan peradilan agama.